Dilema

Posted: Juni 26, 2012 in puisi

Aku…

Aku bukanlah cahaya yang bisa menerangi dunia,

Tatkala mentari memberikan udara baru pada bumi,

Aku…

Aku bukanlah rembulan jika malam terlihat gelap gulita,

Tatkala hati bersemayam dalam sepi,

Aku…

Aku hanyalah seorang cendikiawan yang melarat,

Tatkala Tuhan yang menciptakan semesta ini,

Duniaku…  Sungguh tak bisa dikatakan dunia,

Aku ingin berjalan namun kaki ini tercekat untuk melangkah,

Aku ingin berbicara tapi apa dayaku ketika mulut ini membisu,

Aku ingin menangis ketika aku bersedih karena aku bukan boneka,

Aku…

Dan hanyalah aku yang mengerti diriku,

Aku ingin berjalan dimana Tuhan selalu berada disampingku,

Aku ingin…

Dilema ini menjadi milikku dan para malaikat yang menemaniku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s